Sistem ekonomi dan contoh soal

Sistem ekonomi

Dalam toritis, gagasan sistem ekonomi dapat didefinisikan sebagai kombinasi dari aturan atau cara yang menjadi satu unit dan digunakan untuk mencapai tujuan dalam perekonomian. Sistem ekonomi juga dapat diartikan sebagai seperangkat mekanisme dan lembaga untuk menjawab pertanyaan tentang apa, bagaimana dan untuk apa barang dan jasa diproduksi.
Sistem ekonomi sebagai solusi terhadap masalah ekonomi yang terjadi dapat dibagi menjadi 4 jenis, yaitu:

  • Sistem ekonomi tradisional
    Sistem ekonomi pasar (liberal / bebas)
    Sistem kontrol ekonomi (terpusat)
    Sistem ekonomi campuran

Sebuah
Diposting oleh Senja di 19:51 Tidak ada komentar: Kirimkan Ini lewat Email BlogThis!
Label: ekonomi

Sistem ekonomi tradisional
Sistem ekonomi tradisional adalah sistem ekonomi yang diterapkan oleh masyarakat tradisional dari generasi ke generasi hanya dengan mengandalkan alam dan pekerjaan.

Karakteristik sistem ekonomi tradisional adalah:

1. Teknik produksi dipelajari dari generasi ke generasi dan sederhana
2. Gunakan hanya sedikit modal
3. Pertukaran dilakukan dengan sistem barter (barang dengan barang)
4. Belum akrab dengan pembagian kerja
5. Masih terikat tradisi
6. Tanah sebagai dasar untuk kegiatan produktif dan sumber kemakmuran
Diposkan oleh Senja di 19.50 Tidak ada komentar: Kirimkan Ini lewat Email BlogThis!
Label: ekonomi


Sistem ekonomi pasar (liberal / bebas)
Sistem ekonomi pasar adalah sistem ekonomi di mana semua kegiatan ekonomi mulai dari produksi, distribusi dan konsumsi diserahkan sepenuhnya kepada mekanisme pasar. Sistem ini sejalan dengan ajaran Adam Smith, dalam bukunya An Enquiry to the Nature and Penyebab of Wealth of Nations.

Karakteristik sistem ekonomi pasar adalah:

  • Setiap orang bebas memiliki aset, termasuk aset modal
    Setiap orang bebas menggunakan barang dan jasa yang mereka miliki
    Kegiatan ekonomi ditujukan untuk menghasilkan keuntungan
    Semua kegiatan ekonomi dilakukan oleh masyarakat (pribadi)
    Pemerintah tidak melakukan intervensi di pasar
    Persaingan berlangsung dengan bebas
    Peran modal sangat vital

Diposting oleh Senja di 19:49 Tidak ada komentar: Kirimkan Ini lewat Email BlogThis!
Label: ekonomi
Komando (terpusat) Sistem ekonomi
Sistem komando ekonomi adalah sistem ekonomi di mana peran pemerintah sangat dominan dan berpengaruh dalam mengendalikan ekonomi. Dalam sistem ini pemerintah menentukan barang dan jasa mana yang akan diproduksi, dengan metode atau metode produksi barang dan untuk mana barang diproduksi.

Karakteristik sistem ekonomi pasar adalah:

Semua alat dan sumber daya dikendalikan oleh pemerintah
Hak properti individu tidak diakui
Tidak ada individu atau kelompok yang dapat dengan bebas mencoba dalam kegiatan ekonomi
Kebijakan ekonomi sepenuhnya diatur oleh pemerintah

Diposting oleh Senja pada 19:46 Tidak ada komentar: Email artikel ini
Label: ekonomi
Sistem ekonomi campuran
Sistem ekonomi campuran adalah ekonomi pasar dan sistem terpusat, di mana pemerintah dan sektor swasta berinteraksi satu sama lain untuk menyelesaikan masalah ekonomi.

Karakteristik sistem ekonomi campuran adalah:

Ini adalah kombinasi dari ekonomi pasar dan sistem terpusat
Aset dan sumber daya modal vital dikontrol oleh pemerintah
Pemerintah dapat melakukan intervensi dengan menetapkan peraturan, menetapkan kebijakan fiskal, moneter, membantu dan mengawasi kegiatan swasta.
Peran pemerintah dan sektor swasta seimbang
Penerapan sistem ekonomi campuran akan mengurangi berbagai kelemahan sistem dan komando ekonomi pasar dan akan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

1
Diposting oleh Senja di 19:44 Tidak ada komentar: Kirimkan Ini lewat Email BlogThis!
Label: ekonomi
Teori permintaan dan kurva permintaan
Beberapa penentu permintaan:
1. Harga barang
2. Harga artikel lain yang terkait erat dengan artikel.
3. Pendapatan masyarakat RT dan pendapatan rata-rata.
4. Pola distribusi pendapatan di masyarakat.
5. Selera komunitas.
6. Total populasi.
7. Prediksi situasi di masa depan.

Harga dan permintaan Semakin rendah harga suatu barang, semakin besar permintaan barang tersebut. Sebaliknya, semakin tinggi harga suatu barang, semakin rendah permintaan barang tersebut.

Sumber : rumus.co.id

Leave a Reply